SHOP LIGHTING DAN SHOP AMBIENCE

Selasa, 15 Maret 2011

levi’s store


Sebuah “pengalaman” belanja dapat hadir ketika pengunjung merasa menemukan ambience dari ruang dan produk yang dihadapinya. Melalui desain tata cahaya terkonsep—tak sekedar menerangi ruang dan barang—pengalaman itu tercipta.

Di era 1980-an dan 1990-an, desain lighting utamanya lebih fokus pada pencahayaan merchandise (barang yang ditawarkan). Eksistensi produk di suatu toko ditonjolkan melalui penerapan high level lighting tepat menyorot produk yang dipasang. Hal itu dapat kita lihat pada direct lighting dengan spotlight terhadap manekin misalnya. Intensitas cahaya lampu spot yang kontras ketimbang ruang dan obyek sekitar yang dibuat redup, menegaskan figur manekin sebagai aksen. 
Sejalan dengan waktu dan perubahan gaya berbelanja, kini pencahayaan merchandise dituntut berkombinasi dengan pencahayaan ruang (space illumination). Bukan sekedar keseimbangan produk dan ruang, lighting terutama ditujukan untuk penciptaan citra ruang. Space illumination tematik untuk memancarkan ambience tertentu pun didesain agar pencahayaan mengejutkan, menggoda, menstimulasi emosi.Penerangan ruang (general lighting) toko hendaknya hadir dalam kuat cahaya tinggi. Citra visual didapat dari tata cahaya pada elemen arsitektur—misal, partisi, drop off, dan back drop—dengan color rendering yang tepat. Elemen-elemen itu sendiri mampu meningkatkan kontras bidang-bidang dalam ruang sehingga ruang tak tampil “kosong” dan datar. Permainan maju-mundur dinding, turun naik ceiling, profil garis, tekstur, warna dan pembayangannya semakin khas ditangkap mata bila diramu dengan pencahayaan dan efek yang tepat. Satu lagi, pencahyaan pada satu elemen besar pengaruhnya pada kesan ruang keseluruhan. Pada dinding akan membuat ruang terasa luas, pada ceiling akan membuatnya terasa tinggi.Perkembangan desain toko dengan permainan elemen (estetis) arsitektur, memudahkan kreatifitas tata letak merchandise. Rak atau showcase bisa diintegrasikan dengan partisi/ dinding. Di sela-sela ruang yang terbentuk antarkeduanya, perangkat lampu dapat diletakkan, dengan armature yang tak terekspos. Karena di luar yang tampak cuma berkas cahaya, maka bidang elemen dan ruang keseluruhan terlihat bersih.
Untuk menciptakan ambience sekaligus tetap berpegang pada fungsi penerangan umum dan merchandise, dibutuhkan aplikasi lebih dari satu spesifikasi. Tak hanya seperti konsep spotlight untuk aksen dan down light untuk umum, melainkan sebuah sistem yang memuat berbagai fungsi.
Upaya senada diungkapkan Benno Salinas F, Lighting Desainer dalam sebuah seminar yang digelar INIAS, “The Silent Sales Person”, beberapa waktu lalu. Dinamisasi/ fleksibilitas sistem lighting yang memprtimbangkan perubahan warna display dan warna barang seiring waktu dan tren, lebih utama menyediakan alternatif konsep pencahayaan yang cukup banyak dengan dana maksimal.
Dinamis dan fleksibel bisa dengan penggunaan multitrack (tidak dengan sirkuit tunggal), dengan memilih spotlight—pada sebuah track atau titik posisi yang pasti—yang arahnya dapat mudah diubah-ubah. Di samping dengan memilih fitting yang dapat dipakai oleh lampu-lampu yang berbeda agar tersedia kebutuhan rendering warna yang berbeda-beda. Sebagai catatan, tingkat rendering warna (color rendering) suatu lampu amat besar pengaruhnya terhadap kualitas visual ambience suatu obyek.
Dijelaskan Benno, sistem kontrol pencahyaan pada satu area perbelanjaan sebaiknya menyediakan 2 alternatif untuk siang dan malam dan mampu menciptakan ambience yang dapat berubah-ubah dengan distribusi dan warna cahaya yang berbeda beda. 

Pencahayaan khusus
Shop lighting dijabarkan pula oleh Satria D Mochtan, Lighting Desainer dari Lumina Arsi Dinamika. Di depan peserta INIAS Hospitality Seminar beberap waktu lalu, dengan makalah The Dynamic Design in hospitality Industry-Lighting, Satria mengungkapkan beberapa teknik pencahayaan khusus bagi penciptaan pengalaman visual dan psikologis pengunjung.
Ada teknik highlighting dan silhouetting yang umum digunakan pada merchandise. Highlighting membuat kuat cahaya obyek 5 kali lebih terang dibanding latar belakangnya. Silhouetting menekankan fitur khusus obyek sekaligus menghilangkan glare. Pada manekin, misalnya, satu spotlight yang diinstal agak rendah mendekat ke model menciptakan kontras cahaya sangat kuat, yakni sebagian sisi begitu terang dan sebagian lain berbayang gelap. Sisi high brightness biasa pada sebagian wajah dan bahu model, agar tercipta karakter dominan. Permainan kontras sejalan tujuan atraktif area window sebagai zona letak manekin pada umumnya. 
Ada pula teknik backlighting, meletakkan sumber cahaya di belakang obyek untuk performa berkas cahaya impresif dari depan. Teknik ini umumnya digunakan untuk produk-produk kristal. Lain bila cahaya diletakkan dari arah lain, misalnya direct lighting dengan lampu—halogen spots atau fluorescents—dari depan. Arah ini lebih menghasilkan efek refleksi dan ekspos kilap. Kilap (sparkle) lebih keluar dengan halogen spots ketimbang fluorescents. Dengan halogen, bayangan (shadow play) pada latarbelakang pun lebih elegan. Sparkle juga menunjuk pada teknik menciptakan kontras terang pada suatu tempat gelap. Pada area staircase/ tangga misalnya. Tangga merupakan elemen arsitektur yang khas, terlebih dengan konsep mobilitas gerak dari perubahan tinggi dan cepatnya. Dengan permainan lampu pada bagian tangga seperti anak tangga, pengalaman itu lebih atraktif.
Selanjutnya ada aplikasi structural lighting, down lighting, up lighting, dan wall washing yang berperan menciptakan citra elemen ruang, bahkan menguatkan tampilan elemen sebagai aksen ruang. Structural lighting menerapkan indirect lighting pada elemen struktural ekspos, seperti pada rangkaian balok baja di suatu bangunan hi-tech. Cara ini menguatkan fungsi komponen struktur sekaligus elemen arsitektur artistik.
Down lighting umumnya berupa teknik pencahayaan 180ยบ dari langit-langit yang baik untuk penerangan area sirkulasi. Sedang up lighting berupa pencahayaan mengarah ke bidang atas, untuk menonjolkan ceiling atau menguatkan kesan ketinggian. Untuk cahaya pada elemen dinding bisa dengan teknik wall washing. Kegunaannya menonjolkan obyek di dinding, memperjelas karakter fisik dinding sendiri (wujud, tekstur, warna dan semacamnya), dan menciptakan kesan “ruang”.  

Enticing light
Selain konsep yang berbasis pada upaya menyajikan “pengalaman” melalui ambience ruang (enticing light), shop lighting diprediksi makin dalam merespons kebutuhan individual (Sjef Cornelissen, International Lighting Review 002: Shop) Seperti munculnya perhatian terhadap eksistensi figur individu dan interaksi antarmereka (humanising light), sampai  peran makin dominan atas seluruh proses dan aktifitas dalam ruang retail (light the process)  
Di masa depan, kenyamanan, mood dan interaksi pengunjung (khususnya di ruang retail) besar kontribusinya terhadap tren pencahayaan yang makin dinamis, mengkombinasikan beragam spesifikasi terintegrasi, fleksibel dengan sistem kontrol yang mudah. Bahkan melahirkan keberanian konsep light as art seperti gaya pencahayaan orkestra dan semacamnya. Demikian menurut Sjef Cornelissen.

Pentingnya visual merchandising bagi sebuah toko

DESAIN RITEL TERKINI

Retailer sekarang harus bekerja lebih keras untuk menarik perhatian konsumen. Karena sekarang bukan lagi sekedar mengelola kemampuan membeli, tetapi bagaimana membangun keinginan untuk membeli. Begitu barangkali kesimpulan paling umum yang menggaris bawahi perkembangan desain retail kini, dilihat dari perubahan cara dan gaya hidup masyarakat dan perkembangan produk-produk baru yang bermunculan. Termasuk dalam pertimbangan desain di sini, adalah persepsi masyarakat modern tentang makna berbelanja itu sendiri. Betapa pada hari-hari ini, muncul tuntutan ruang belanja yang menghibur dan memberi pengalaman emosional tertentu.

Desainer interior Lea A Aziz, mempresentasikan “The New World of Retail Design” dalam Retail Seminar Series oleh INIAS di Jakarta. Menurutnya, hal yag paling sulit dalam desain retail adalah menarik minat konseumen baru, sambil tetap mempertahankan dan memperhatikan konsumen lama. Untuk itu, satu proses yang krusial dalam tahap pradesain adalah identifikasi pasar, siapa dan bagaimana konsumen itu sebenarnya. Tujuannya agar desain ritel tetap up to date, tepat, sesuai target konsumen.
Pengetahuan desainer tentang branding, serta strategi marketing yang diprogramkan menjadi keharusan yang lain. Harapannya, imej produk terkomunikasikan secara efektif lewat desain ruang retail yang tercipta. Atau sebaliknya, estetika desain ruang ritel tetap serasi dengan nilai dan karakter produk yang dijual di dalamnya.
Lea mengemukakan pula vitalnya produk sebagai fokus visual dalam suatu ruang ritel. Tata interior toko sebagai lingkungan, tidak boleh mendominasi, melainkan secara keseluruhan tampil sebagai alat komunikasi informatif yang melengkapi dan mendukung promosi dan penjualan produk-produk yang dipajang. Di sini, penting menampilkan shop environment yang juga mendidik dan menghibur. Apalagi, persepsi berbelanja saat ini lebih mengarah pada entertainment.
Elemen desain ritel Ada lima elemen di dalam desain ruang retail yang penting untuk dikelola agar lingkungan belanja yang berkesan. Kelimanya adalah :

1. Display
2. Signage
3. Graphics
4. merchandising dan
5. point of sale (POS).

Elemen pertama adalah display :
Sebuah display diharapkan dapat memicu resapan emosional tertentu dalam sekilas pandang. Display produk yang tertangkap langsung dari arah luar, dapat membangun kesan pertama yang memancing orang untuk masuk ke toko, merasa nyaman di dalamnya, dan membeli produk. Untuk itu, display sebaiknya menghindari penampilan yang berlebihan, melainkan fokus pada item-item produk seperti item best seller yang diyakini paling memancing keinginan untuk membeli. Sebagai alat informasi, maka konsep display sebaiknya menyertakan program promosi yang sedang diljalani. Dan, tampilkan pula elemen display yang bergerak atau bersuara sebagai bagian atraksi komunikasi fungsional yang boleh jadi berkesan menghibur.

Elemen kedua signage :
Elemen ini terkait dengan tampilan gambar/ logo, warna, tulisan, dan pencahayaan. Kita biasa melihatnya sebagai media di bagian luar toko yang menampilkan nama perusahaan atau brand produk yang dijual di dalam toko tersebut. Untuk brand besar yang telah memiliki nama, terkadang cukup dengan penonjolan signage brand-nya yang identik di bagian luar, orang yang melihat pun akan terpancing masuk ke dalam.

Elemen ketiga Grafis :
Memperhatikan unsur grafis sebagai elemen ketiga bermanfaat agar suatu brand lebih mudah dan cepat diingat. Karenanya, pihak desainer harus bekerjasama dengan pihak advertising atau desain grafis untuk menciptakan tampilan grafis di suatu toko sebgai kekuatan visual yang memikat sekaligus tetap informatif terhadap produk.
Penonjolan produk-produk utama sebagai materi grafis diyakini akan semakin menagaskan daya tarik produk sebagi fokus setiap shop environment. Untuk menampilkan display yang langsung berkesan (first impression) dari sisi luar, menurut Lighting Desainer, Benno Salinas F terutama perhatikan desain shop window (jendela toko) sebagai perantara visualnya. Beberapa ritel memunculkan jendela yang memperlihatkan secuplik produk sebagai bagian dari isi yang ingin dikedepankan. Sebagian lagi malah memunculkan keseluruhan isi merchandise yang didisplay. Namun jendela juga semestinya memunculkan tema-tema tertentu, ide atau gaya tertentu dari ritel dan brand yang disandangnya. Untuk itu, bisa memalaui desain jendela yang memperlihatkan paduan signage dengan olahan grafis, dan tata pencahayaan yang membangun impresi visual tertentu. Tanpa menenggelamkan produk dibalik jendela, tentunya.

Elemen keempat pada desain ruang retail adalah merchandising :
Pengelolaan barang dagangan. Keputusan retailer untuk menjual barang tertentu, unik, khusus, atau bahkan barang umum di dalam tokonya akan amat berpengaruh pada konsep desain toko.

Elemen Terakhir, pentingnya keberadaan sistem point of sale (POS) :
Sebagai satu sistem perangkat teknologi yang merespons tuntutan praktis dari setiap transaksi. Elemen yang berada di area kasir ini terdiri dari layar monitor, keyboard, scanner, cash drawer, tempat menggesekkan kartu kredit dan debet, dan lain-lain. Belanja sebagai experience Menurut Lea A Aziz, bentuk arsitektur retail shop juga menunjukkan status sosial, budaya dan perubahan dari ekonomi setempat. Dahulu, bentuk ritel berupa toko-toko milik suatau keluarga yang berdiri sendiri. Kini berubah menjadi toko-toko di dalam satu arcade atau suatu mall di mana arcade, promenade, gallery, sebagai satu area terlindung dengan suasana menyenangkan. Konsep ini menjadi gambaran makin besarnya kebutuhan ruang wisata belanja. . Marc Gobe, penulis buku pemasaran dalam salah satu buku terlarisnya, Emotional Branding mengungkapkan munculnya kecenderungan perdagangan eceran (retail) yang mampu menjadi sebuah kekuatan promosi. Mengalahkan kekuatan dari media periklanan sendiri. Retailing has become advertising. Hal ini diperoleh lewat kekuatan ritel-ritel yang tak semata karena menawarkan harga produk yang murah. Melainkan lebih karena kecerdikan retailer menciptakan kesan nyaman kepada konsumen saat menghadapi produk dalam sebuah pusat perbelanjaan. Lingkungan, kualitas produk, pelayanan, seleksi dan pengalaman yang menyenangkan saat berbelanja adalah sebuah konsep utuh yang dibutuhkan untuk merebut hati konsumen kini. Hal itu bisa ditempuh, antara lain, dengan menciptakan kejutan-kejutan baru dalam desain ritel dalam periode waktu tertentu, agar mereka senantiasa mendapat nilai plus saat berkunjung. Beberapa brand internasional melakukan perubahan tata interior pada toko/ gerainya setiap 2-3 bulan sekali. Minimal merubah lay out dan dekorasi media display seperti showcase setiap periode itu. Benno menjelaskan inovasi perubahan suasana atau ambience dalam ruang toko bahkan terasa lebih maksimal menghadirkan pengalaman ruang yang baru, melalui perubahan kesan kontras (cahaya) dan pilihan warna-warna tertentu pada material showcase atau elemen bangunan. Cahaya dan warna memegang peran penting dilihat dari pengaruhnya terhadap persepsi psikologis individu atas suatu tempat ke tempat lain dan suatu ke waktu yang lain. Kesuksesan penjualan suasana pada ritel menjadi kunci majunya perdagangan ritel di pusat perbelanjaan di banyak negara maju. Bagaimana dengan Indonesia?

Desain Interior Toko / Counter Ibarat Menciptakan Gimmick

Pembahasan kali ini mengenai bagaimana kiat mendesain toko (showroom) atau counter. Fungsi desain toko yaitu menarik minat pembeli agar masuk ke dalam toko, merasa nyaman dan kemudian membeli barang atau jasa yang disediakan.

Saya lalu teringat cerita seorang pengusaha warteg (warung Tegal) yang semula sukses. Banyak orang datang ke warungnya. Kondisi warungnya terbilang jorok untuk ukuran kantin standard. Sembari makan di bangku panjang, orang bisa langsung comot lauk yang diinginkan. Pemandangan waktu makan juga terarah ke dapur yang cuma dibatasi korden lusuh. Terlihat orang dapur yang berpakaian sekedarnya dan penataan dapur yang jauh dari kesan bersih.

Nah, karena usahanya semakin maju, banyak pelanggan yang datang, konon cerita pengusaha itu ingin meningkatkan kualitas warungnya c.q. desain interiornya. Maksudnya baik, supaya warungnya lebih bersih, makanan tertata baik, dan pengunjung dapat makan lebih nyaman.

Apa yang terjadi? Ketika warteg dengan desain interior yang baru sudah siap melayani, para pelanggan yang lama justru tidak mau datang alias menghilang. Mereka merasa tidak nyaman dan “tidak pantas” masuk “restoran”.

Pelajaran apa yang bisa ditarik?
1. Desain toko atau showroom adalah bagian dari strategi marketing. Anda perlu mendefinisikan lebih dulu siapakah konsumen yang menjadi sasaran Anda. Apa kesukaannya, status sosial atau ekonominya. Desain toko yang baik adalah desain yang menyesuaikan dengan kondisi konsumen.

2. Secara keseluruhan desain toko berfungsi mirip “logo” perusahaan. Ada ciri atau karakter tertentu. Contohnya adalah warteg tadi. Para pengunjung warteg mengasosiasikan warteg dengan “interior” warung yang seperti itu. Kalau mau menggunakan contoh yang lebih tinggi kelasnya Anda bisa melihat Time zone, Gramedia atau McDonald. Mendesain toko dengan harapan akan berkembang menjadi jaringan toko sejenis lalu bukan perkara mudah. Karakter toko menjadi kata kunci yang harus dijabarkan seorang desainer. Karena sekali ditetapkan, sulit untuk berubah.

Beberapa toko batik di Malioboro, Yogyakarta mencoba membagi konsumen mereka dalam dua kelas. Yaitu mereka yang mencari batik yang murah, sekedar untuk oleh-oleh atau di pakai sendiri. Dan mereka yang mencari batik berkualitas berharga di atas Rp 1 juta. Pemilik toko mensiasatinya dengan interior berbeda. Lantai 1 ditata seperti layaknya toko pakaian produk masal. Kesannya penuh dengan gang yang sempit.

Sementara lantai 2 ditata layak butik, dengan ruang yang lega. Ada meja kursi seperti ruang tamu, kaca yang besar tersedia di beberapa sudut. Sementara batik ditaruh di etalase kaca dan dalam lemari jati. Kesan yang mau ditampilkan adalah kesan wah, dan pelayanan premium.

Toko sepatu di Jalan Pajajaran Bogor menerapkan kiat yang lain. Di antara mereka ada yang mempunyai dua toko di jalan yang sama. Satu toko untuk membidik konsumen kalangan menengah bawah. Satu lagi untuk membidik konsumen kalangan menengah atas. Kalau Anda perhatikan, desain interior kedua toko itu juga berbeda. Namun ada kesamaannya juga, yaitu karakter. Hal yang sulit didefinisikan tapi akan terasa begitu Anda masuk ke dalamnya.

Dari segi keuangan, budget untuk design toko juga berbeda. Umumnya orang menganggap bahwa desain toko adalah bagian dari biaya usaha atau promosi. Dan karena itu mereka cenderung “pelit” atau menekan budget seminimal mungkin. Sementara budget interior rumah diasosiasikan dengan kesenangan dan kenyamanan pribadi.

Pandangan semacam ini mempengaruhi cara orang dalam menentukan besaran budget untuk interior toko. Dan hal itu tidak sepenuhnya benar. Desain interior toko dapat berfungsi sebagai gimmick yaitu sesuatu yang special unik dan membuat toko tertentu menjadi lebih menonjol di banding toko sejenis. Kalau Anda pas menerapkan fungsi desain interior toko sekaligus sebagai “gimmick” dalam arti posotif, niscaya toko Anda akan lebih dilirik dibanding pesaing Anda. Berani coba?

Let's Talk About Garment Industries

Senin, 14 Februari 2011

JENIS-JENIS BAHAN KAOS

1. COTTON, ada 2 macam berdasarkan spesifikasi benang:
    A. COTTON COMBED:
         Serat benang lebih halus.
         Hasil Rajutan dan penampilan lebih rata.
  
    B. COTTON CARDED:
        Serat benang kurang halus.
        Hasil rajutan dan penampilan bahan kurang rata.

Sifat kedua jenis bahan tersebut bisa menyerap keringat dan tidak panas, karena bahan baku dasarnya adalah serat kapas.

2. TC (TETERTON COTTON)

Jenis bahan ini adalah campuran dari Cotton Combed 35 % dan Polyester (Teteron) 65%. Dibanding bahan Cotton, bahan TC kurang bisa menyerap keringat dan agak panas di badan. Kelebihannya jenis bahan TC lebih tahan ’shrinkage’ (tidak susut atau melar) meskipun sudah dicuci berkali-kali.

3. CVC ( COTTON VISCOSE)

Jenis bahan ini adalah campuran dari 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Kelebihan dari bahan ini adalah tingkat shrinkage-nya (susut pola) lebih kecil dari bahan Cotton. Jenis bahan ini juga bersifat menyerap keringat.

4. POLYESTER dan PE


Jenis bahan ini terbuat dari serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi untuk dibuat bahan berupa serat fiber poly dan yang untuk produk plastik berupa biji plastik. Karena sifat bahan dasarnya, maka jenis bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas dipakainya.


JENIS BENANG

Pentingnya mengetahui tentang benang atas bahan kaos yang kita kehendaki adalah berkaitan dengan ketebalan atau gramasi bahan kaos itu sendiri.

1. BENANG 20S


Biasanya dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos atara 180 sampai dengan 220 Gram/Meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt.

2. BENANG 24S

Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 170 sampai dengan 210 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt.

3. BENANG 30S

Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 140 sampai dengan 160 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt atau Gramasi 210 sampai dengan 230 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Double Knitt.

4. BENANG 40 S

Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 110 sampai dengan 120 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Single Knitt atau Gramasi 180 sampai dengan 200 Gram / meter persegi untuk jenis rajutan Double Knitt.


JENIS RAJUTAN

1. SINGLE KNITT (Contoh. Combed 20'S, S nya adalah single knitt)

    Pengertian teknisnya adalah rajutan jarum single.
    Penggunaan hanya satu permukaan atau tidak bisa dibolak-balik (2 permukaan).
    Jenis rajutan rapat, bahan padat, kurang lentur (stratching).
    Sebagian besar produk kaos yang ada di pasaran adalah memakai jenis rajutan Single Knitt.

2. DOUBLE KNITT (Contoh. Combed 20'D, D nya adalah double knitt)

    Pengertian teknisnya adalah rajutan Jarum Double.
    Sehingga penggunaannya bisa dibolak-balik (atas bawah tidak masalah).
    Jenis rajutan tidak rapat, bahan kenyal, lembut, dan lentur.
    Produk kaos yang biasa memakai rajutan jenis ini adalah pakaian untuk bayi (baby) dan anak-anak (Kid’s). Ada sebagian orang menyebut bahan ini dengan sebutan Interlock.

3. LACOSTE

    Pengertian teknisnya adalah rajutan texture / corak.
    Penggunaan tidak bisa dibolak-balik.
    Jenis rajutan bertexture, bulat, kotak, atau menyerupai segitiga kecil-kecil.
   Sebagian orang ada yang menyebut bahan ini Pique atau Cuti, dan hanya lazim digunakan untuk Polo Shirt atau Kaos Kerah.

4. STRIPER atau YARN DYE

    Pengertian teknisnya adalah rajutan kombinasi benang warna (Yarn Dye).
    Penggunaan tidak bisa di bolak-balik.
    Jenisnya bisa Single Knitt maupun Double Knitt.
    Finishing harus openset / belah.
    Orang awam menyebut bahan ini dengan sebutan bahan salur / warna-warni. Biasa digunakan untuk produk kaos dewasa (Pria, Wanita, T-Shirt, maupun Polo Shirt).

5. DROP NEEDLE

    Pengertian teknisnya adalah rajutan dengan variasi cabut jarum.
    Penggunaannya bisa di bolak-balik.
    Jenis rajutan texture garis lurus vertikal, lembut, dan lentur.
   Produk kaos ini banyak digunakan untuk Rib Leher (T-Shirt), Ladies T-Shirt Body Fit, dan kaos singlet.


FINISHING

Jenis finishing bahan kaos disini berkaitan dengan lebar bahan kaos yang dikehendaki yang berkaitan dengan kebutuhan efisiensi pola / marker. Finishing juga berkaitan dengan kebutuhan akan handfeel / pegangan bahan kaos.

1. TUBULAR/BULAT

Bentuk bahan kaos disini adalah bulat melingkar (seperti sarung) untuk bahan Cotton disebut Callendar, sedangkan untuk Non-Cotton disebut Setting. Jenis bentuk finishing bahan kaos seperti ini yang paling banyak dipakai oleh para produsen garment / Clothing Company.

2. OPENSET/FINISH BELAH

Bentuk bahan kaos yang di openset adalah sudah dibelah melebar / horizontal. Kelebihan dari finishing ini adalah serat bahan jadi lebih lurus dan shrinkage (susut kain) lebih halus. Jenis finishing ini banyak digunakan untuk produk kaos yang mengutamakan mutu, merk branded / ternama, dan kualitas export.

3. MERCERIZED/NON MERCERIZED


MERCERIZED:
jenis finishing yang membuat serat bahan kaos jadi lebih rapat, warna lebih cerah, shrinkage lebih bagus, dan handfeel lebih keras. Contoh untuk jenis bahan ini banyak dipaai oleh produsen kaos lokal seperti: Metalizer, Cressida, IE-BIE, Dadung, Dagadu, Sinergy, BE-HOT, dan lainnya.

NON MERCERIZED:
Adalah jenis finishing yang mengutamakan handfeel atau pegangan yang soft dan lentur. Contoh produk kaos yang memakai bahan jenis ini: Billabong, Quicksilver, Giordano, dan sebagian besar produk pakaian anak-anak dan bayi.

4. BIO ENZYM dan BIO COMPACT

Jenis finishing ini merupakan inovasi dari Non Mercerized. Sebenarnya kedua jenis finishing ini secara teknis bersifat merapuhkan permukaan bahan kaos dengan semacam bakteri. Yang didapatkan adalah penampilan bahan jadi super lembut, bulunya jadi halus dan warna lebih cerah. Kelemahan bahan ini adalah tidak awet. Tetapi konsumen produk kaos jenis ini tidak mengutamakan keawetan kaos melainkan gengsi, karena produk ini umumnya merek terkenal dan mahal seperti : Billabong, Rusty, Ocean Pasific, Rip Curl, No Fear, dan lainnya.

5. ROTARY PRINT

Jenis finishing bahan kaos ini yang dimaksud adalah bahan kaos yang sudah dalam bentuk printing / sablon sebelum di cutting. Proses printingnya memakai mesin rotary sehingga dinamakan rotary print. Jenis bahan kaos ini banyak dipakai oleh produsen garment anak-anak dan wanita.


JENIS-JENIS SABLON

1. Rubber

Yang paling sering digunakan. Bisa untuk kaos berwarna gelap maupun terang karena sifatnya yang menumpang dan menutupi rajutan kain. Untuk sablon diatas dasar kain yg melar dibutuhkan cat rubber dengan ramuan khusus agar cat dapat mengikuti kelenturan kain dan berdaya tahan lama.

2. Pigmen

Ini cat yang biasa dipakai untuk kaos berwarna terang karena sifatnya yg menyerap kedalam kain.

3. Plastisol

Cat berbahan dasar minyak, dengan kemampuan istimewa untuk mencetak dot/raster super kecil dengan hasil prima. Tanpa limbah dan sangat irit. Sayangnya butuh invest yg banyak bila menggunakan cat ini karena untuk mengeringkannya dibutuhkan sinar infra merah.

4. Glow in the dark

Cat yg menyala saat kaos berada ditempat gelap. Bisa rubber, pigmen maupun plastisol.

5. Reflektif

Cat yang akan menyala jika kaos disinari oleh sebuah sumber cahaya. Dari 3M.

6. Discharge
Cat dengan kemampuan menipiskan/menghilangkan warna dasar kaos kemudian diisi dengan warna baru sesuai dengan kebutuhan.

7. Flocking
Cat dengan bentuk jadi seperti beludru.

8. Foam atau cat timbul
Di dunia garment international biasa disebut dengan puff print. Ada rubber, ada juga plastisol, tapi bentuk timbul keduanya berbeda.

SEHAT DENGAN MENGETAHUI GOLONGAN DARAH

Kamis, 16 Desember 2010


Tahukah kamu apa golongan darahmu? O, A, B, atau AB? Hmm….masih ada yang belum tahu golongan darahnya sendiri? Aku saranin, segeralah cek apa golongan darahmu. Ini penting,lho…Bukan hanya untuk mengetahui kita anak kandung apa gak (seperti di film-film^_^), tapi juga penting ketika kita atau orang yang kita sayangi membutuhkan darah. But, ini semua gak ada kaitannya dengan apa yang ingin aku bagi ke temen-temen semua. Ternyata dari golongan darah, kita tidak hanya mengetahui karakter seseorang tapi juga bisa hidup sehat dengan mengetahui apa golongan darah kita.

Beda golongan darah, kemampuan untuk merespon stress dan daya tahan tubuh pun berbeda. Golongan darah O & B memiliki kemampuan yang lebih, dalam mengendalikan stress dibandingkan golongan darah A & AB. Tetapi, golongan darah AB memiliki imunitas yang tinggi dibandingkan golongan darah lainnya. Ada beberapa penyakit yang ternyata lebih lazim menjangkiti suatu golongan darah tertentu. Misalnya golongan darah O, jantung, luka lambung, radang sendi, tiroid, alergi dan sinusitis sering menjangkiti orang-orang golongan darah ini. Untuk golongan darah A, penyakit jantung, stroke, anemia, kanker lambung, dan kanker hati. Golongan darah B, lebih banyak terjangkit penyakit yang berkaitan dengan memori otak seperti pikun dan Alzheimer. Sedangkan golongan darah AB, jantung, saraf dan kanker. Walaupun banyak jenis penyakit yang rentan terhadap golongan darah kita, ingat! Itu semua bergantung pada pola hidup kita dan bagaimana kita menjaga kesehatan pribadi.

Untuk sehat, pola makan tentu harus dijaga. Ternyata, perbedaan golongan darah juga menyebabkan perbedaan kemampuan dalam penyerapan sari makanan dalam tubuh. Hal ini harus diperhatikan bagi orang yang mau melakukan diet. Karena pola diet yang manjur bagi teman kita yang beda golongan darahnya, belum tentu manjur bagi kita. Disini Idoen akan beri sedikit tentang pola makan sesuai dengan golongan darah.

O : Bagusnya makan makanan yang tinggi protein dan rendah karbohidrat. Hindari makanan yang mengandung tepung terigu seperti roti, buah berkadar asam tinggi, jamur, serta minyak zaitun.

A : Perbanyak makan buah dan sayur, serta makanan non nabati seperti telur, seafood, daging ikan, ayam. Tetapi hindari makanan yang tinggi protein seperti daging merah.

B : Yang bagus untuk golongan darah B adalah susu sapi, keju dan daging kambing. Daging ayam & kacang sebaiknya dihindari.

AB : Untuk AB makanan laut, produk susu dan kacang adalah makanan yang disarankan. Tetapi daging merah, kacang merah dan jagung, sebaiknya jangan.

Bagaimana, sudah sesuaikah dengan pola makan kalian? Hik..hik…kok yang enak-enak yang gak boleh ya…??? -__-

Selain pola makan, olahraga juga penting donk untuk kesehatan. Nah, supaya lengkap ada panduan olahraga yang cocok sesuai golongan darah. Untuk golongan darah O, sebaiknya cari olahraga dengan intensitas tinggi seperti aerobic, hindari berdiam diri atau duduk dalam waktu yang lama. Golongan darah A, sebaiknya olahraga ringan seperti jalan kaki, sepeda, renang. Dan dianjurkan untuk sering meditasi agar tidak gampang stress. Golongan darah B & AB olahraga yang baik adalah olahraga yang mengandung permainan supaya tidak gampang bosan, dan dilakukan secara rutin. Tetapi disamping itu semua, apapun yang kalian pilih sebagai jenis olahraga yang kalian lakukan, sebaiknya yang sesuai dengan kemampuan diri kita sendiri dan dilakukan secara rutin.

Yup, sekian dulu informasi yang bisa aku share ke teman-teman. Ingat selalu jaga kondisi kesehatan!

SIFAT ATAU KARAKTER MENURUT GOLONGAN DARAH ....(lihat)

SIFAT ATAU KARAKTER MENURUT GOLONGAN DARAH

Menurut primbon Jawa nih,katanya sifat orang dapat dilihat berdasarkan golongan darahnya betul tidak ya??

Kita bahas yu!


Gologan darah A

Biasanya orang yang bergolongan darah A ini berkepala dingin, serius, sabar dan kalem atau cool, bahasa kerennya.
Orang yang bergolongan darah A ini mempunyai karakter yang tegas, bisa di andalkan dan dipercaya namun keras kepala.
Sebelum melakukan sesuatu mereka memikirkannya terlebih dahulu. Dan merencanakan segala sesuatunya secara matang. Mereka mengerjakan segalanya dengan sungguh-sungguh dan secara konsisten.
Mereka berusaha membuat diri mereka se wajar dan ideal mungkin.
Mereke bisa kelihatan menyendiri dan jauh dari orang-orang.
mereka mencoba menekan perasaan mereka dan karena sering melakukannya mereka terlihat tegar. Meskipun sebenarnya mereka mempunya sisi yang lembek seperti gugup dan lain sebagainya.
Mereka cenderung keras terhadap orang-orang yang tidak sependapat. Makanya mereka cenderung berada di sekitar orang-orang yang ber’temperamen’ sama.


Golongan darah B

Orang yang bergolongan darah B ini cenderung penasaran dan tertarik terhadap segalanya.
Mereka juga cenderung mempunyai terlalu banyak kegemaran dan hobby. Kalau sedang suka dengan sesuatu biasanya mereka menggebu-gebu namun cepat juga bosan.
Tapi biasanya mereka bisa memilih mana yang lebih penting dari sekian banyak hal yang di kerjakannya.
Mereka cenderung ingin menjadi nomor satu dalam berbagai hal ketimbang hanya dianggap rata-rata. Dan biasanya mereka cenderung melalaikan sesuatu jika terfokus dengan kesibukan yang lain. Dengan kata lain, mereka tidak bisa mengerjakan sesuatu secara berbarengan.
Mereka dari luar terlihat cemerlang, riang, bersemangat dan antusias. Namun sebenarnya hal itu semua sama sekali berbeda dengan yang ada didalam diri mereka.
Mereka bisa dikatakan sebagai orang yang tidak ingin bergaul dengan banyak orang.


Gologan darah O

Orang yang bergolongan darah O, mereka ini biasanya berperan dalam menciptakan gairah untuk suatu grup. Dan berperan dalam menciptakan suatu keharmonisan diantara para anggota grup tersebut.
Figur mereka terlihat sebagai orang yang menerima dan melaksakan sesuatu dengan tenang. Mereka pandai menutupi sesuatu sehingga mereka kelihatan selalu riang, damai dan tidak punya masalah sama sekali. Tapi kalau tidak tahan, mereka pasti akan mencari tempat atau orang untuk curhat (tempat mengadu).
Mereka biasanya pemurah (baik hati), senang berbuat kebajikan. Mereka dermawan dan tidak segan-segan mengeluarkan uang untuk orang lain.
Mereka biasanya di cintai oleh semua orang, “loved by all”. Tapi mereka sebenarnya keras kepala juga, dan secara rahasia mempunyai pendapatnya sendiri tentang berbagai hal.
Dilain pihak, mereka sangat fleksibel dan sangat mudah menerima hal-hal yang baru.
Mereka cenderung mudah di pengaruhi oleh orang lain dan oleh apa yang mereka lihat dari TV.
Mereka terlihat berkepala dingin dan terpercaya tapi mereka sering tergelincir dan membuat kesalahan yang besar karena kurang berhati-hati. Tapi hal itu yang menyebabkan orang yang bergolongan darah O ini di cintai.


Gologan darah AB

Orang yang bergolongan darah AB ini mempunyai perasaan yang sensitif, lembut.
Mereka penuh perhatian dengan perasaan orang lain dan selalu menghadapi orang lain dengan kepedulian serta kehati-hatian.
Disamping itu mereka keras dengan diri mereka sendiri juga dengan orang-orang yang dekat dengannya.
Mereka jadi cenderung kelihatan mempunyai dua kepribadian.
Mereka sering menjadi orang yang sentimen dan memikirkan sesuatu terlalu dalam.
Mereka mempunyai banyak teman, tapi mereka membutuhkan waktu untuk menyendiri untuk memikirkan persoalan-persoalan mereka.


wah..setelah membaca artikel diatas kayanya sih betul juga ya, golongan darah saya O. mmm..tetapi semua kembali pada diri masing-masing, apakah primbon diatas benar??
coba kasih komentarnya deh, kita tau peluang betul tidaknya dari komentar kalian semua ok :)

Jenis Tinta atau Cat Sablon Untuk Kaos

Senin, 25 Oktober 2010

Tinta diatas bahan kaos terdiri dari 2 jenis tinta, yaitu tinta yang berbasis air atau waterbase inks dan tinta yang berbasis minyak atau solvenbase. Tinta solvenbase sering disebut dengan istilah plastisol.

JENIS CAT WATERBASE

CAT RUBBER:
Tinta ini digunakan khusus untuk sablon diatas kain gelap. Sebab tinta ini bersifat pekat, dapat menutup permukaan warna kain dengan baik. Tinta rubber umumnya digunakan untuk underbase, underbase sendiri difungsingkan sebagai penutup warna kain sebelum penyablonan warna-warna diatasnya. Tinta rubber sendiri dibagi menjadi dua jenis untuk dua fungsi kegunaan. Jenis pertama adalah tinta rubber white yang digunakan untuk underbase/dasar, bisa juga digunakan untuk mendapatkan warna-warna pastel/muda. Jenis kedua adalah rubber color yang digunakan untuk pencampuran warna-warna tua. Untuk mendapatkan warna putih yang bersih dan cemerlang, campurkan tinta rubber white dengan sedikit pigmen/pewarna berwarna nila atau ungu.


CAT TRANSPARAN:
Umumnya disebut dengan coating, karena dapat difungsikan sebagai pelapisan hasil sablon, sehingga hasil sablon lebih cemerlang atau mengkilap. Tinta ini memiliki bentuk seperti tinta extender yang transparan, tetapi memiliki kandungan yang lebih kuat atau lebih keras. Tinta ini baik sekali untuk teknik penyablonan separasi empat warna dengan terlebih dahulu memberikan rubber white pada permukaan bahannya.

CAT EXTENDER:
Tinta in bersifat transparan, hanya cocok untuk penggunaan diatas bahan putih atau bahan-bahan berwarna terang. Sifat dari cat ini adalah menyatu/menyerap pada bahan.

CAT SUPER WHITE:
Tinta ini hampir sama jenisnya dengan tinta rubber, terdiri dari dua jenis yaitu white dan color. Tinta ini sifatnya lebih mendekati tinta extender yaitu menyatu dengan bahan dan transparan, serta dapat disablon diatas dasar bahan berwarna gelap.

CAT PUFF/TIMBUL:
Tinta ini terdapat pada kedua jenis tinta baik underbase maupun plastisol. Tinta ini memerlukan pemanasan yang akan mengakibatkan tinta ini mengembang dengan efek timbul.



 CAT SOLVENBASE/PLASTISOL:

Tinta ini berbahan dasar PVC dan harganya cukup mahal serta membutuhkan peralatan khusus untuk pengeringannya. Sebab tinta ini tidak dapat kering dengan sendirinya seperti tinta waterbase pada umumnya. Untuk dapat kering dengan baik, tinta ini memerlukan suhu mencapai 160 derajat celcius serta membutuhkan beberapa peralatan seperti conveyor curing dan flash curing. Setelah pengeringan dengan benar, tinta plastisol ini memiliki daya rekat yang sangat baik. Tinta ini sering digunakan untuk menciptakan efek-efek yang menakjubkan seperti high density. Dan t-shirt yang menggunakan tinta plastisol selalu diberi peringatan ”Do not iron on design”, sebab tinta ini akan meleleh jika terkena panas secara langsung dari setrika.



 JENIS CAT PLASTISOL: 


CAT ALL PURPOSE:
Tinta ini berbentuk transparan, bersifat seperti extender pada tinta waterbase. Sebab tinta ini hanya baik digunakan pada kain berwarna putih atau terang.

CAT HIGH OPACITY:
Tinta ini mempunyai sifat seperti rubber dalam waterbase, hanya saja tinta ini mempunyai daya tutup yang lebih baik pada permukaan bahan jika dibandingkan dengan tinta rubber. Tinta ini dapat digunakan untuk teknik high density.

CAT ATHLETIC PLASTISOL:
Tinta ini bersifat lentur atau elastis sehingga sangat cocok untuk penyablonan diatas kain polymesh, spandex atau kain dengan motif berlubang-lubang.

CORK BASE:
Berjenis plastisol, tinta ini dapat digunakan untuk teknik high density yang akan menghasilkan efek seperti busa atau gabus. Tinta ini memiliki kelenturan dan fleksibelitas yang tinggi sehingga cukup baik untuk penyablonan diatas bahan yang memiliki kelenturan tinggi seperti bahan Spandek dan Rib. Tinta ini juga tidak diperbolehkan untuk di dry clean, bleach atau disetrika.

SHIMMER GOLD & BASE:
Tinta dari jenis plastisol ini diformulasikan untuk menghasilkan warna seperti metalik. Tinta ini berbentuk pasta dan siap pakai. Tinta ini sangat baik digunakan untuk heat transfer, baik itu cold peel maupun hot peel. Sangat baik digunakan pada kain knitting, cotton, polyster dan rayon. Tidak disarankan untuk pemakaian pada kain jenis nylon atau lycra.

HIGH DENSITY CLEAR:
Tinta yang bersifat transparan, tinta ini menghasilkan efek sablon yang mengkilap dan terkesan basah.

WILFLEX LUNA CLEAR:
Tinta plastisol transparan yang tidak terlihat dengan sinar lampu biasa, akan muncul jika terkena sinar ultraviolet.

NATURAL SUADE:
Tinta plastisol yang menghasilkan efek kulit yang sangat lembut.


  JENIS CAT DAN TEKNIK LAINNYA:

YELLOW SPARKLE:
Bubuk yang diformulasikan untuk menimbulkan kesan berkelip-kelip, serta memiliki tampilan yang glosy. Untuk mencetak bubuk ini, sebelumnya harus mencetakkan tinta plastisol sebagai dasar sekaligus sebagai perekat bubuk ini.

FOIL TRANSFER:
Aluminium foil dalam bentuk lembaran seperti kertas. Selain warna silver dan gold, foil juga tersedia dalam macam warna dan motif. Untuk media tempelnya foil ini membutuhkan lem khusus.


FLOCK:
Teknik sablon yang menghasilkan efek cetakan seperti beludru. Terdapat dua jenis flock, bubuk dan lembaran. Untuk lembaran membutuhkan lem khusus sebagai media perekatnya.

SUGAR PRINTING:
Aplikasi sablon yang berbentuk bubuk transparan mirip gula pasir.

GLOW IN THE DARK:
Berbentuk serbuk yang menyerap dan memantulkan sinarnya kembali didalam ruangan gelap.

REFLECTIVE POWDER:
Serbuk yang dapat memantulkan sinar jika terkena cahaya lampu atau sinar matahari.

DISCHARGE AGENT:
Adalah bahan kimia yang digunakan untuk mencabut warna dasar kain, sehingga warna bahan menjadi putih/grey. Dan untuk mendapatkan hasil yang maksimal, bahan pewarna  kainnya harus dipilih dengan yang dischargeable.

DISTRESSED atau VINTAGE:
Teknik inovasi grafik dengan membuat tekstur sehingga gambar terlihat pecah-pecah dan terlihat usang/kuno.

SHATTER BASE:
Jenis tinta untuk menciptakan kesan pecah (crack). Tinta ini diciptakan agar mudah pecah saat mengering dan untuk pengeringan membutuhkan flash curing.

ROCK BASE:
Teknik high density menggunakan tinta rock base untuk menghasilkan cetakan dengan permukaan kasar seperti batu.

SUBLIMATION TRANSFER:
Gambar yang dicetak diatas kertas transfer, yang kemudian ditransfer ke kaos menggunakan hotpress. Sublimation transfer umumnya terbagi dalam menjadi dua jenis, hot peel dan cold peel.

HOT PEEL:
Gambar yang diprint diatas kertas transfer.

COLD PEEL:
Kertas transfer yang berisi gambar jadi dengan berbagai jenis pilihan. Jenis cold peel ini jika diaplikasikan diatas kain kaos akan menghasilkan tekstur seperti tinta rubber, dan dapat diaplikasikan diatas dasar bahan terang maupun gelap. Sebab dalam pembuatannya cold peel menggunakan tinta plastisol.

RHINESTONES HEAT PRESS:
Aplikasi yang digunakan untuk dekorasi dalam garmen, mempunyai beragam nama sesuai dengan bahan yang digunakan, anatara lain nailheats, rhinestones dan swarovski crystals. Cara pengaplikasiaannya hanya dengan memanaskannya dengan mesin hot press pada suhu 160 derajat celcius selama 10 detik.

HIGH FREQUENCY WELDING:
Proses aplikasi menggunakan mesin high frequency, seperti aplikasi plastik PVC diatas kain.

EMBOSS PRINT:
Aplikasi yang menggunakan mesin press tekanan tinggi untuk menciptakan hasil emboss diatas bahan.

(Basic Screen Printing for T-Shirt)

Set the Web On Fire using FireFox

Selasa, 19 Oktober 2010

Coba trik ini untuk meningkatkan kecepatan browsing dengan firefox

Pertama untuk membuka konfigurasi di firefox, ketik alamat about:config di Address Bar, lalu enter.
Apabila keluar tampilan click saja untuk melanjutkan jangan lupa dicentang kotak kecilnya ok.
Silahakan copy paste untuk mengubah parameter di konfigurasi seperti dibawah ini
Contoh Copy Paste : browser.tabs.showSingleWindowModePrefs  
(Seleksi bagian ini saja kemudian Copy dan Paste kan pada kolom dibagian bawah kolom Navigasi)
                           |----------------------------------------------|
 
Ubahlah code yang disebutkan dibawah ini sesuai dengan apa yang diberikan
Code:
browser.tabs.showSingleWindowModePrefs – true
network.http.max-connections – 64
network.http.max-connections-per-server – 20
network.http.max-persistent-connections-per-proxy – 10
network.http.max-persistent-connections-per-server – 4
network.http.pipelining – true
network.http.pipelining.maxrequests – 100
network.http.proxy.pipelining – true
network.http.request.timeout – 300
nglayout.initialpaint.delay = 0
network.http.request.max-start-delay = 0
network.http.proxy.version = 1.0
Apabila parameter tidak ada maka klik kanan trus pilih New
String = Untuk nilai yang mengangandung huruf
Integer = nilai yang mengandung angka                                                   <---- pilih untuk Angka
Boolean = Nilai yang mengandung 2 pilihan (Yes/No) atau (True/False)  <---- pilih untuk Nilai True or False

Setelah selesai, restar Firefox nya. Dijamin, tuh firefox bakaln makin NGACIIIIRRRRR

Tapi inget bagi yang di warnet atau dikantor trik ini bisa bikin overload. Jadi komputer yang lain bisa kesedot speed nya. (I Luv U All and So Sorry i'm gonna use this all alone..Egois ahhh)


Terakhir!!

Selanjutnya, Disable IPv6 di Firefox juga bisa bikin load page Firefox jadi SEGERRRRR...

Code:
Network.dns.disableIPv6 = True
 
Nah.... untuk pengguna Dial-Up, nih ada 1 trik lagi.
 
Buka about:config pada address bar, lalu masukkan parameter sebagai berikut:
Code:
browser.cache.memory.capacity : 65536
browser.cache.disk_cache_ssl : true
browser.xul.error_pages.enabled : true
content.interrupt.parsing : true
content.max.tokenizing.time : 3000000
content.maxtextrun : 8191
content.notify.backoffcount : 5
content.notify.interval : 750000
content.notify.ontimer : true
content.switch.threshold : 750000
network.http.max-connections : 32
network.http.max-connections-per-server : 8
network.http.max-persistent-connections-per-proxy : 8
network.http.max-persistent-connections-per-server : 4
network.http.pipelining : true
network.http.pipelining.maxrequests : 8
network.http.proxy.pipelining : true
nglayout.initialpaint.delay : 750
plugin.expose_full_path : true
signed.applets.codebase_principal_support : true
 
 
~ Cek this Out to ~
 
Pertama, Untuk mempercepat browsing :
  1. Ctrl+Enter, ini untuk membuka domain yang menggunakan .com. caranya adalah ketikkan nama domain kemudian klik ctrl+enter. contohnya, anda ingin membuka “www.yahoo.com” jadi ketiklah “yahoo” kemudian klik ctrl+enter
  2. Shift+Enter, ini untuk membuka domain yang menggunakan .net. caranya adalah ketikkan nama domain kemudian klik ctrl+enter. contohnya, anda ingin membuka “www.telkom.net” jadi ketiklah “telkom” kemudian klik shif+enter
  3. Ctrl+Shift+Enter, ini untuk membuka domain yang menggunakan .org. caranya adalah ketikkan nama domain kemudian klik ctrl+enter. contohnya, anda ingin membuka “www.dikti.org” jadi ketiklah “dikti” kemudian klik Ctrl+Shift+Enter
Kedua, Tweeking Firefox :
  1. Ketik “about:config” di firefox kalian, kemudian enter
  2. Maka akan keluar sebuah settingan untuk tweaking firefox
  3. Untuk merubahnya, klik 2 kali dan masukkan data perubahannya
  4. Jika data dibawah tidak terdapat dalam settingan default firefox, klik kanan pilih New. Untuk data berupa angka, pilih Integer, untuk true/false pilih Boolean.
- Untuk pengguna DSL :
Set “network.http.pipelining : true”
Set “network.http.proxy.pipelining : true”
Set “network.http.pipelining.maxrequests : 64″
Set “nglayout.initialpaint.delay : 0″
- Untuk pengguna ADSL :
Set “network.http.max-connections : 64″
Set “network.http.max-connections-per-server : 21″
Set “network.http.max-persistent-connections-per-server : 8″
Set “network.http.pipelining : true”
Set “network.http.pipelining.maxrequests : 100″
Set “network.http.proxy.pipelining : true”
Set “nglayout.initialpaint.delay : 0″
- Untuk pengguna Dial Up
Set “browser.cache.disk_cache_ssl : true”
Set “browser.xul.error_pages.enabled : true”
Set “network.http.max-connections : 32″
Set “network.http.max-connections-per-server : 8″
Set “network.http.max-persistent-connections-per-proxy : 8″
Set “network.http.max-persistent-connections-per-server : 4″
Set “network.http.pipelining : true”
Set “network.http.pipelining.maxrequests : 8″
Set “network.http.proxy.pipelining : true”
Set “plugin.expose_full_path : true”
Set “signed.applets.codebase_principal_support : true”
Set “content.interrupt.parsing : true”
Set “content.max.tokenizing.time : 3000000″
Set “content.maxtextrun : 8191″
Set “content.notify.backoffcount : 5″
Set “content.notify.interval : 750000″
Set “content.notify.ontimer : true”
Set “content.switch.threshold : 750000″

..and that so how i did it....
u choice how you wanna do it!
Happy Browsing Guy's!

Kelebihan dan Kekurangan RAM DDR3

Pengen Bahas Memori lagi, kali ini bagian jatah untuk bahasan DDR3 yang sebagai jawaranya Memori untuk pc saat ini bro.
 
RAM DDR3 ini adalah penerus dari DDR2 yang sudah lama Anda kenal. RAM jenis ini mampu bekerja empat kali lebih cepat dari memory speed yang dimiliki oleh chipset DDR3 itu sendiri. 

Teknologinya berkembang dengan bus speed yang lebih cepat dan throughtput yang lebih tinggi dibandingkan dengan teknologi sebelumnya (DDR2). 


Kelemahan dari DDR3 
Meskipun memiliki teknologi yang lebih bagus, namun Cas Latency dari RAM ini sangat tinggi. Paling kecil adalah 6.0, sangat berbeda dengan DDR2 yang Cas Latency paling kecilnya hanya 2.5. Standar dari DDR3 ini sendiri pada setiap chipset-nya memiliki kapasitas 512 MB sampai dengan 8 GB, di mana pada setiap modul mampu menampung hingga kapasitas 16 GB.

DDR3 adalah bagian dari SDRAM dan merupakan salah satu dari banyak DRAM (Dinamis Random Akses Memori) implementasi. DDR3 SDRAM adalah perbaikan atas para pendahulu, DDR2 SDRAM.keuntungan Utama DDR3 adalah kemampuan untuk mentransfer I / O data di delapan kali data tingkat memori berisi sel, sehingga memungkinkan bus lebih tinggi dan harga lebih tinggi dari harga teknologi memori sebelumnya. Selain itu, standar DDR3 memungkinkan chip kapasitas 512 megabits hingga 8 gigabits, efektif memungkinkan ukuran modul memori maksimum 16 gigabyte.Memori DDR3 memberikan pengurangan konsumsi daya lebih dari 30% dibandingkan DDR2 karena modul DDR3 memiliki pasokan tegangan 1,5 V, dibandingkan dengan DDR2 yang 1,8 V atau 2,5 V. Pasokan tegangan bekerja dengan baik pada 90 nanometer pada teknologi yang digunakan dalam  DDR3 . Beberapa produsen lebih mengusulkan menggunakan “dual-gate” Transistor untuk mengurangi kekurangannya.

Secara teori,kecepatan yang dimiliki oleh RAM ini memang cukup memukau. Ia mampu mentransfer data dengan clock efektif 800-1600 MHz. Pada clock 400-800 MHz, jauh lebih tinggi dibandingkan DDR2 sebesar 400-1066 MHz (200-553 MHz) dan DDR1 sebesar 200-600 MHz (100-300 MHz). Produk ini muncul pada pertengahan tahun 2007, bersamaan dengan motherboard yang menggunakan chipset Intel P35 Bearlake. Walau sebenarnya sudah diperkenalkan sejak awal tahun 2005.Di motherboard ber-Chipset P35, sudah mendukung slot DIMM Memory DDR3- 1600. Selain memiliki catudaya yang berbeda dengan DDR2, letak key notch pada keduanya berbeda namun sama-sama memiliki 240 pin.

Jadi apabila dilihat dari Kelebihan dan Kekurangan maka :
Kelebihan RAM DDR3
  1. Bandwidth lebih tinggi (sampai dengan 1600 MHz)  mampu mentransferdata dengan clock efektif 800-1600 MHz. Pada clock 400-800 MHz, jauh lebihtinggi dibandingkan DDR2 sebesar 400-1066 MHz (200-553 MHz) dan DDR sebesar 200-600 MHz (100-300 MHz).
  2. Peningkatan performa pada daya yang lebih kecil.
  3. Pada laptop, baterai akan lebih tahan lama. (DDR2 1.8v & DDR3 1.5v)
  4. Memungkinkan beberapa kepadatan tinggi, rendah tegangan modul pilihan untuk server,      desktop, notebook dan aplikasi.
Kekurangan RAM DDR3
  1. Modul memori DDR3 tidak kompatibel ke belakang untuk motherboard berbasis DDR2meskipun memiliki jumlah pin yang sama, panjang yang sama namun notch antara kedua RAM tersebut berbeda. Begitu juga mobo yang support DDR3 masih langka di pasaran
  2. Harga yg mahal dibandingkan RAM DDR2
Memang performa dari RAM DDR3 memang meningkat dan jauh lebih baik dibanding dengan RAM DDR2. Tentu saja ini dikarenakan teknologi yang ada pada DDR2 sudah lebih disempurnakan pada DDR3 dan juga ada beberapa teknologi baru yang ditambahkan. Dari sisi catudaya yang diperlukan juga berkurang dibandingkan dengan DDR2. Jika DDR2 memerlukan daya 1.8v untuk bisa bekerja, DDR3 hanya memerlukan daya 1.5v. Sangat menguntungkan untuk Anda yang menggunakan laptop yang catudaya utamanya dari baterai.

Sebagai perbandingan harga : (per 19 Oktober 2010)
RAM DDR2 Kingstone 2Gb PC 6400 (KVR800D2N5/2G) 454.000,-, 
RAM DDR3 Kingstone 2GB PC 1066 (KVR1333D3N9/2G) 461.000,-.
Kedua jenis RAM tersebut berasal dari merk yang sama. Ayo bro mo pake yang mana masih yang Jadul aja? Beda Tipis harganya tapi untuk kemampuan Jauhhhh!!

Jenis - Jenis RAM

Berikut ini adalah beberapa jenis RAM:
  • SRAM : Static random access memory menggunakan beberapa transistor, biasanya 4-6, untuk setiap sel memori, tetapi tidak memiliki kapasitor di setiap sel. Hal ini digunakan terutama untuk cache .
  • DRAM : Dynamic random access memory mempunyai sel memori dengan pasangan transistor dan kapasitor yang membutuhkan menyegarkan konstan.
  • FPM DRAM : Fast page mode dynamic random access memory adalah bentuk asli dari DRAM. Ini menunggu melalui seluruh proses mencari sedikit data menurut kolom dan baris dan kemudian membaca bit sebelum dimulai pada bit berikutnya. Kecepatan transfer maksimum untuk cache L2 adalah sekitar 176 MBps.
  • EDO DRAM : Extended data-out dynamic random access memory tidak menunggu semua pengolahan bit pertama sebelum melanjutkan ke yang berikutnya. Begitu alamat dari bit pertama terletak, EDO DRAM mulai mencari bit berikutnya. Ini adalah tentang lima persen lebih cepat dari FPM. Kecepatan transfer maksimum untuk cache L2 adalah sekitar 264 MBps.
  • SDRAM : Synchronous dynamic random access memory mengambil keuntungan dari konsep burst mode untuk lebih meningkatkan kinerja. Hal ini dilakukan dengan tinggal di baris berisi bit diminta dan bergerak cepat melalui kolom, membaca setiap bit it goes.Idenya adalah bahwa sebagian besar waktu data yang dibutuhkan oleh CPU akan di urutan. SDRAM adalah sekitar lima persen lebih cepat dari EDO RAM dan merupakan bentuk yang paling umum di desktop saat ini. Kecepatan transfer maksimum untuk cache L2 adalah sekitar 528 MBps.
  • DDR SDRAM : Double data rate synchronous dynamic RAM adalah seperti SDRAM kecuali yang memiliki bandwidth yang lebih tinggi, yang berarti lebih cepat. Kecepatan transfer maksimum untuk cache L2 adalah sekitar 1.064 MBps (untuk DDR SDRAM 133 MHZ).
  • RDRAM : Rambus dynamic random access memory adalah keberangkatan yang radikal dari arsitektur DRAM sebelumnya. Dirancang oleh Rambus , RDRAM menggunakan Rambus in-line modul memori (RIMM), yang mirip dalam ukuran dan pin konfigurasi untuk DIMM standar. Apa yang membuat RDRAM begitu berbeda adalah penggunaan sebuah bus data khusus berkecepatan tinggi yang disebut saluran Rambus. chip memori RDRAM bekerja secara paralel untuk mencapai data rate 800 MHz, atau 1.600 MBps. Karena mereka beroperasi pada kecepatan tinggi tersebut, mereka menghasilkan panas jauh lebih banyak daripada jenis lain chip. Untuk membantu menghilangkan kelebihan panas Rambus chip dilengkapi dengan penyebar panas, yang terlihat seperti wafer tipis panjang. Sama seperti ada versi lebih kecil dari DIMM, ada juga SO-RIMMs, yang dirancang untuk komputer notebook.
  • Credit Card Memory (Kartu Kredit Memory) : memori kartu kredit adalah berisi berpemilik diri DRAM modul memori yang dipasang ke slot khusus untuk digunakan dalam komputer notebook .
  • PCMCIA Memory Card Berisi modul DRAM sendiri diperuntukan untuk notebook, kartu jenis ini tidak eksklusif dan harus bekerja dengan komputer notebook yang cocok dengan sistem bus memory kartu konfigurasi.
  • CMOS RAM : CMOS RAM adalah istilah untuk jumlah kecil memori yang digunakan oleh komputer Anda dan beberapa perangkat lainnya untuk mengingat hal-hal seperti hard disk pengaturan. Memori ini menggunakan baterai kecil untuk menyediakan itu dengan kekuatan yang dibutuhkan untuk menjaga isinya memori.
  • VRAM : VideoRAM , juga dikenal sebagai random akses memori dinamis multiport (MPDRAM), adalah jenis RAM yang digunakan khusus untuk adapter video atau-D akselerator 3.  The "multiport" bagian berasal dari fakta bahwa VRAM biasanya memiliki dua port akses independen bukan hanya satu, yang memungkinkan CPU dan prosesor grafis untuk mengakses RAM secara bersamaan. VRAM terletak pada kartu grafis dan datang dalam berbagai format, banyak di antaranya adalah proprietary. Jumlah VRAM adalah faktor yang menentukan dalam resolusi dan kedalaman warna layar. VRAM juga digunakan untuk menyimpan informasi khusus grafis seperti data geometri D-3 dan peta tekstur. VRAM multiport Benar cenderung menjadi mahal, jadi untuk sekarang - sekarang banyak yang menggunakan kartu grafis SGRAM (sinkron grafis RAM) sebagai gantinya.  Kinerja hampir sama, tetapi SGRAM lebih murah.
Untuk keterangan komprehensif jenis RAM, periksa Kingston Ultimate Memory Guide .